Written by temukonco on Minggu, 10 Desember, 2006 – 11:08 am
Sudah berapa kali orang-orang Indonesia menjadi korban dari tindakan mereka yang mengkultuskan seseorang atau sesuatu secara berlebihan. Dulu jaman awal-awal merdeka, kita mengkultuskan presiden pertama kita. Setelah bertahun-tahun berlalu dan sedikit demi sedikit terbukti kalau yang bersangkutan –karena masih manusia– juga bisa punya kesalahan, maka berbondong-bondong pada menghujat, mendemo, mengasingkan, dan bahkan mencela-cela sampai seolah-olah beliau sama sekali tidak pernah berbuat baik pada masa lampau.
Lalu datang pengganti presiden pertama ini yang tidak berapa lama juga mulai menarik simpati masyarakat luas. Kemudian kembali fase kultus-kultus-an itu muncul lagi, permainan yang sama dengan pemain yang berbeda. Dari mulai fase memuja-muja setinggi langit sampai akhirnya menghujat-hujat seheboh mungkin.
Read more »
Tags:
opiniPosted under
opini |
No Comments »
Written by temukonco on Jumat, 1 Desember, 2006 – 10:26 pm
Kantor sudah sepi, tinggal Bagas –seorang penyiar– yang sedang asyik sendiri di ruang siar mendengarkan lagu yang dia putar sambil membuka-buka situs internet di komputer ruang siar itu. Semoga saja, segala macam suara yang muncul dari aplikasi internet itu tidak lupa dia disable-kan.
Pernah kejadian ada seorang penyiar yang ketika siaran dia iseng-iseng login ke Yahoo! Messenger dan chatting dengan teman-teman lainnya yang online ketika ia sedang memutar lagu dan iklan. Nah ketika lagu serta iklan sudah selesai diputar dan sampai giliran dia ngomong di depan microphone, YM-nya lupa tidak disable-kan suaranya. Sehingga pas dengan semangatnya dia on air dan ber-halo-halo, seorang teman chattingnya di YM dengan sangat iseng mem-buzz-nya lengkap dengan tambahan audible-nya yang aneh-aneh itu padanya yang langsung terdengar ke seluruh pendengar radio ini dengan jelasnya.
Read more »
Tags:
opera jendelaPosted under
opera jendela |
No Comments »
Written by temukonco on Selasa, 31 Oktober, 2006 – 10:25 pm
Hari yang menyebalkan. Gimana endak coba? Dari pertama kali keterima kerja di tempat ini, sampai hari ini selalu aja ada masalah sama anak-anak AE.
Emang bener sih ada yang bilang kalo dalam sebuah perusahaan itu yang paling sering berantem biasanya bagian produksi ama bagian marketing. Biasanya kan bagian marketing pengen sebanyak-banyaknya jual produk ke klien atau konsumen demi tercapainya target yang dikasih perusahaan yang kalo itu tercapai berarti bakal dapat komisi yang akan melipatgandakan pendapatan anak-anak marketing.
Tapi di sisi lain kadang-kadang semangat menjual produk yang kegedean dari bagian marketing itu menjadi beban yang tidak ringan buat bagian produksi. Apalagi karena pertimbangan efektifitas dan efisiensi untuk sementara Divisi Produksi dan Program masih dijadikan satu di kantor ini. Sehingga orang yang bekerja di divisi tersebut kudu jadi seorang copywriter dadakan dan sound engineer serabutan pada saat yang bersamaan. Lengkap sudah beban yang diterima dengan seksama.
Read more »
Tags:
opera jendelaPosted under
opera jendela |
No Comments »
Written by temukonco on Selasa, 31 Oktober, 2006 – 10:23 pm
Berawal dari celetukan seorang kawan ketika gojeg bersama di sebuah tempat nongkrong yang menyenangkan, maka cerita ini bermula…
Mencoba kembali mengumpulkan potongan-potongan ide yang berterbangan dalam angan-angan ke dalam sebuah kisah yang ndak tau kapan berakhirnya…
…bayangkan ketika apa yang ada diangan-angan kita ternyata adalah sebuah kenyataan…
Kawan-kawan, inilah Opera Jendela…
NB. Kisah ini fiktif belaka, jika ada kesamaan lokasi, waktu, dan tokoh, selain itu hanya kebetulan semata, saya juga minta tolong untuk dikenalkan pada tokoh yang kebetulan sama itu sekalian diantarkan ke tempat yang juga kebetulan sama…
Sebab, bayangkan ketika apa yang ada diangan-angan kita ternyata adalah sebuah kenyataan… Bukankah itu luar biasa sekali?
Selamat menikmati dan jangan ragu-ragu untuk mencaci…
Tags:
blog,
opera jendelaPosted under
blog,
opera jendela |
No Comments »
Written by temukonco on Selasa, 12 September, 2006 – 10:18 pm
Beberapa waktu yang lalu saya menerima panggilan interview kerja di sebuah galeri seni yang cukup ternama di kota ini.Ketika tiba saatnya saya di-interview, para peng-interview menanyakan beberapa hal yang berkaitan dengan kapasitas dan kapabilitas saya sehubungan dengan jabatan yang akan saya lamar.
Semua pertanyaan dapat saya jawab dengan baik dan lancar, sampai akhirnya ada sebuah pertanyaan yang saya agak kerepotan untuk menjawabnya.
Mereka menanyakan wawasan apa saja yang saya miliki di bidang seni. Dari beberapa macam bidang seni yang ditanyakan yaitu seni musik, sastra, dan theater dapat saya jawab dengan lancar termasuk tokoh-tokoh seni tersebut baik yang global maupun lokal.
Read more »
Tags:
pengalaman,
yogyakartaPosted under
pengalaman,
yogyakarta |
No Comments »